Rabu, 23 November 2016

Agar Penggunaan DAK Tak Ada Bermasalah, Pemprov Berharap Ada Singkronisasi dengan Pusat

Sekretaris Daerah Provinsi Kepri, TS Arif Fadillah berharap adanya singkronisasi antara pemerintah pusat dengan daerah dalam penggunaan Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik bidang infrastruktur.
Hal ini diharapkan agar penyerapan dana bisa optimal tanpa masalah.
Tahun 2017 nanti DAK fisik untuk Provinsi Kepri naik 20 persen.
Harapan itu disampaikan Sekda saat menghadiri acara Sosialisasi Petunjuk Tekhnis (Juknis) dan Konsultasi Program DAK Fisik Bidang Infrastruktur Tahun Anggaran 2017, Rabu (23/11) di Hotel Harmoni One.
Acara yang dihadiri seluruh Pejabat, Kepala Bappeda, dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum se-Sumatera ini dibuka oleh Sekretaris Jendral (Sekjen) Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPK), Prof. Anita Firmanti.
"Kami sangat mengharapkan sekali melalui acara sosialisasi tekhnis DAK ini untuk daerah bisa terserap secara efektif dan optimal. Lebih tepat sasaran," kata Arif.
Menurut Arif, pembangunan infrastruktur di daerah sangat bergantung pada pengalokasian DAK. 
Karena dana tersebut diperuntukan untuk pembangunan jalan, air minum bersih, sanitasi, perumahan dan pemukiman.
Menurut Arif, daerah tidak akan sanggup menyediakan insfrastruktur dengan dana dari pemerintah daerah sendiri.
Karena itu, Arif mengajak daerah untuk meningkatkan pelayanan agar serapan DAK di daerah bisa maksimal.
Pada kesempatan yang sama, Sekjen Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Prof Anita Firmanti menyampaikan, prioritas pemerintah pusat masih tetap sama terhadap kemajuan daerah.
Share this article

0 komentar:

Posting Komentar

 
Copyright © 2014 Berkunjung Batam • All Rights Reserved.
Template Design by BTDesigner • Powered by Blogger
back to top