Selasa, 22 November 2016

Belum Diketahui Pemilik 20 Ton Kabel Bawah Laut yang Ditemukan Tim WFQR Satkamla Lantamal IV


Sebanyak 20 ton kabelbawah laut yang diselamatkan Tim Western Fleet Quick Response (WFQR) Lantamal IV Tanjungpinang di laut Bintan pada Minggu (20/11/2016) malam lalu belum diketahui pemiliknya.
Polsek Bintan Timur Kompol Dandung Putut Wibowo saat dikonfirmasi Selasa (22/11) juga menegaskan hal itu.
Mereka belum bisa menyebutkan siapa pemilik kabel karena hingga kini belum ada laporan masuk ke Mapolsek sejak diselamatkan Tim WFQR.
Karena pihaknya belum menerima laporan dari pihak manapun soal kabel itu maka tak bisa diketahui siapa pemiliknya.
"Belum ada pihak yang mengaku dirugikan. Apakah milik operator seluler atau siapa, kita tidak tahu ya. Tidak ada yang melapor ke kami, atau tak ada sama sekali laporan," kata Dandung.
Diketahu Minggu kemarin tim WFQR Satkamlah IV menggagalkan aksi pencurian kabel bawah laut di sekitar Pulau Bintan. 
Penggagalan aksi itu cukup mudah sebab Tim WFQR telah lama mengintai aksi itu.
Penggagalan pencurian kabel bawah laut berlangsung pukul 23.00 atau tepanya pada jam 12 malam.
Tim bergerak menyusuri arah masuk alur sungai menggunakan Patkamla Rempang dan melaksanakan penyekatan masuk Sungai Sei Telop Batu 23 (Belakang Gardu Induk PLTU).
Selanjutnya sekitar Pukul 02.40 WIB tim WFQR 4 menggunakan Searider dan Speed Pos Angkatan Laut Kijang melakukan penyisiran alur sungai dan menemukan barang bukti kabel laut yang sudah berupa besi dan tembaga yang sudah dikupas seberat 20 ton.
Di tempat tersebut juga ditemukan sebuah sepeda motor yang diduga milik pelaku yang tertinggal.
Share this article

0 komentar:

Posting Komentar

 
Copyright © 2014 Berkunjung Batam • All Rights Reserved.
Template Design by BTDesigner • Powered by Blogger
back to top