Senin, 21 November 2016

Polisi Bentrok dengan Demonstran Pipa Minyak di North Dakota


Polisi menembakkan gas air mata, peluru karet, dan meriam air selama bentrokan dengan pengunjuk rasa Minggu (20/11) malam di negara bagian North Dakota, di mana aktivis sudah berbulan-bulan berusaha memblokir pembangunan pipa minyak yang mereka katakan mengancam pasokan air dan tanah suci suku Indian.
Bentrokan meletus ketika sekitar 400 pengunjuk rasa mencoba menerobos barikade polisi di sebuah jembatan. Para pengunjuk rasa melemparkan batu dan kayu berapi ke arah petugas, dan memicu beberapa kebakaran, demikian menurut pernyataan polisi, yang menambahkan satu orang lagi ditangkap. Salah satu petugas mengalami pukulan batu di bagian kepala, katanya.
Backwater Bridge telah ditutup sejak Oktober, ketika bentrokan antara demonstran dan polisi mengakibatkan pihak berwenang menggusur perkemahan demonstran di dekatnya yang berada di dalam properti pribadi. Pembangunan Dakota Access Pipeline hampir selesai.
Proyek sepanjang 1.700 kilometer dari utara ke tengah Amerika Serikat ini dimaksudkan untuk mengangkut setidaknya 400.000 barel minyak mentah per hari dari dua ladang minyak North Dakota ke pusat pipa minyak di negara bagian Illinois.
Share this article

0 komentar:

Posting Komentar

 
Copyright © 2014 Berkunjung Batam • All Rights Reserved.
Template Design by BTDesigner • Powered by Blogger
back to top