Rabu, 21 Desember 2016

Begini Sosok Abisya, Terduga Teroris yang Ditangkap Densus di Sagulung Batam



Densus 88 Antiteror menangkap seorang terduga teroris di Sagulung, Batam. Terduga teroris itu diketahui bernama Harri alias Abisya. 
Banyak yang tak menduga pria 28 tahun itu terlibat kegiatan jaringan teorisme. Sehari-hari, pria tersebut tidak memiliki pekerjaan. Ia tinggal bersama orangtuanya di Perumahan Sagulung Bahagia, Kelurahan Sei Lekop, Batam, Kepulauan Riau (Kepri).
Harri anak satu-satunya dari kedua orangtuanya. Di mata warga, Harri memang sosok yang berbeda. Ia dikenal sebagai anak pendiam dan jarang ke luar rumah.
"Termasuk pendiam, sehari-harinya dia tidak bekerja, belakangan ini agak pendiam dan tertutup, dan perilaku serta aktivitasnya terlihat mencurigakan, tiba-tiba saja ia lebih terlihat lebih religi, berbeda dengan yang dulu," ujar Jimmy, salah seorang tetangga Harri. 
Harri juga jarang keluar rumah, sehingga para tetangga tidak terlalu mengenl pribadinya. 
"Kurang tau dia orangnya bagaimana, sehari-hari juga jarang ketemu, paling hanya sesekali lihat dia keluar, saya kenal orang tuanya saja, bapaknya biasa ngojek dan mangkal di depan sana dekat simpang," kata Lubis.
Harri diduga tergabung dalam kelompok Khatibah Gonggong Rebus (KGR) pimpinan Gigih Rahmat Dewa, tersangka terorisme asal Batam. 
Rencananya mereka  bersama-sama merencanakan kegiatan amaliyah (tindak pidana terorisme) di bawah kendali  Bahrun Naim dan Anggih Tamtomo.
Share this article

0 komentar:

Posting Komentar

 
Copyright © 2014 Berkunjung Batam • All Rights Reserved.
Template Design by BTDesigner • Powered by Blogger
back to top