Minggu, 18 Desember 2016

BREAKINGNEWS: Polisi Tangkap Terduga Percobaan Perkosaan di Angkot, Ini Penampakan Angkotnya!



Polsek Sagulungmengamankan Hb (26) dan mobil angkutan Umum Dapur 12-Jodoh Bp 7457 GU yang diduga menjadi tempat percobaan pemerkosaan Santi Panjaitan (30) warga Tanjungpiayu.
Setelah mendapatkan pengaduan dari Santi Panjaitan, Jumat (16/12/2016) sekitar pukul 18.00WIB, jajaran polsek Sagulunglangsung turun menanggapi pengaduan tersebut.
"Kita sudah amankan pelakunya, inisial Hb beserta mobil yang dinaiki Santi, dari Panbil menuju Batuaji,"kata Iptu Elwin, Kanit Reskrim polsek Sagulung, Minggu (18/12/2016).
Dia menjelaskan saat ini pihaknya masih menunggu laporan dari korban, untuk memproses kasus tersebut. "Sebelumnya korban belum membuat laporan, anggota kita langsung ke lapangan untuk menghindari pelarian pelaku,"terang Elwin.
Dia menuturkan korban sendiri saat ini masih berobat dan belum bisa dimintai keterangan lebih lajut. "Kita sudah memanggil korbannya agar membuat laporan, tetapi masih sakit,"kata Elwin.
Seperti diberitakan sebelumnya, Santi Panjaitan penumpang angkutan Umum Dapur 12 -Jodoh, melompat dari dalam mobil di depan PJB, Sagulung, setelah sopir angkutan umum yang ditumpanginya tidak mau menurunkan dirinya di Puskopkar Batuaji, yang menjadi tempat tujuannya.
Santi, menuturkan kronologis kejadaian dimana dirinya datang dari Tanjungpiayu, dan menaiki angkutan Umum dari Panbil hendak ke Puskopkar Batuaji, untuk mengajari anak-anak sekolah minggu menari untuk natal yang akan dilaksanakannya, Sabtu (17/12/2016).
"Kemarin Jumat (16/12/2016) sekitar pukul 16.30WIB, saya naik angkutan umum, seingat saya warna biru, saya duduk di belakang sopir di depan sopir ada tulisan si Dabutar, saya naik dari Panbil," kata Santi.
Selama perjalanan dari Panbil menuju Batuaji, tidak ada sewa di dalam mobil selain dirinya sendiri."Di dalam mobil itu cuma saya saja sewanya, sopirnya memasang musik kencang sekali,"kata Santi.
Setelah tiba di Puskopkar, yang menjadi tempat tujuannya, Santi minta turun, tetapi Sopir angkutan yang belum diketahui namanya tersebut tidak menghiraukannya, malah mengancan akan memperkosa Santi.
"Saya diancam, kata sopirnya dia tidak mau menurunkan saya, dia mau memperkosa saya. Mobilnya kecang terus, saya sudah takut. sampai di PJB, saya melompat dari mobil,"kata Santi.
Setelah melompat dari mobil Santi mengalami luka di tangan sebelah kiri."Setelah saya melompat mobilnya pergi terus dan putar balik di Lampu merah Fanindo,"kata Santi.
Santi menuturkan atas kejadian tersebut dirinya sangat trauma, dan mengalami pegal di seluruh badannya. "Saya sudah pergi ke tukang urut, karena badan sakit semua,"kata Santi.
Share this article

0 komentar:

Posting Komentar

 
Copyright © 2014 Berkunjung Batam • All Rights Reserved.
Template Design by BTDesigner • Powered by Blogger
back to top