Minggu, 18 Desember 2016

China Sita Drone Bawah Air AS di Laut China Selatan



Kapal perang China menyita sebuah drone bawah air yang digunakan oleh kapal Amerika untuk mengukur tingkat keasinan air laut, suhu dan kejernihan air, kata seorang pejabat Amerika.
Insiden itu terjadi tanggal 15 Desember 2016, di sebelah barat laut Teluk Subic di Filipina. Kapal Amerika itu, USNS Bowditch, yang melakukan survei oseanografi, berhenti di perairan internasional untuk mengambil drone itu, kata pejabat Amerika yang tidak mau disebut namanya.
“Drone itu sedang melakukan survei miiter yang sah di perairan Laut China Selatan, dan ditandai dengan jelas dalam bahasa Inggris yang mengatakan drone itu milik Amerika dan tidak boleh dikeluarkan dari air,” tambahnya.
Amerika telah mengajukan protes dan menuntut dikembalikannya drone itu, kata pejabat pertahanan Amerika kepada kantor berita Reuters. Pemerintah
China belum memberikan jawaban, tapi mengakui telah menerima surat protes itu.
Share this article

0 komentar:

Posting Komentar

 
Copyright © 2014 Berkunjung Batam • All Rights Reserved.
Template Design by BTDesigner • Powered by Blogger
back to top