Selasa, 20 Desember 2016

Ditemui Bupati, Dua Ormas Pro dan Kontra Penerimaan Honorer Bintan Batal Demo ‎



Apri Sujadi menemui Organisasi Masyarakat (Ormas) yang pro dan Kontra terhadap kebijakan Bupati dalam penerimaan honorer kabupaten Bintan yang diduga tidak sesuai aturan dan sarat dengan Kepentingan balas jasa pada konstituen.

Hal itu ditandai dengan pertemuan bupati Bintan Apri Sujadi, dengan Ormas ‎Gerakan Pemuda Daerah (Gapura) dan Persatuan Pemuda Tempatan (Perpat) ketika akan melakukan Unjuk Rasa di Kantor Bupati Bintan, Senin (19/12/2016) kemarin.
Saat akan melakukan Aksi, Bupati Bintan langsung menemui pihak Gapura dan Persatuan Pemuda Tempatan (Perpat) Bintan guna memediasi terkait kisruh penerimaan tenaga honorer di Restoran Sei Nam, Kijang, Kecamatan Bintan Timur.
Koordinator aksi Gapura, Bambang miengungkapkan, dalam pertemuan tersebut, Bupati Bintan, Apri Sujadi mengakui kesalahannya dalam penerimaan tenaga honorer itu. Dan berjanji akan membenahai kesalahan yanh ada dalam seleksi tersebut.
"Jadi dalam pertemuan kemarin (Senin, 19/12/2016, red), Pak Bupati mengakui kesalahannya dalam seleksi penerimaan (tenaga honorer, red) ini," ungkapnya, saat dikonfirmasi, Selasa (20/12/2016).
Namun, lanjut Bambang, pengakuan Bupati tersebut, tidak serta merta menjadi penghalang pihaknya untuk bersikap kritis tentang seleksi penerimaan honorer Bintan yang dinilainya tendensius. Ia mengatakan, Gapura akan melihat terlebih dahulu janji Bupati Bintan untuk memperbaiki kesalahan-kesalahan yang ada pada seleksi tersebut.
Sementara itu, Bupati Bintan, Apri Sujadi dalam rilis yang dibuat pihak Humas Pemkab Bintan mengemukakan, pihaknya selalu terbuka dalam menyambut setiap aspirasi yang ingin disampaikan oleh masyarakat terkait kebijakan Pemerintah Daerah . Pada prinsipnya , Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan ingin selalu mendengarkan aspirasi yang lahir dari masyarakat Kabupaten Bintan demi menuju Bintan Gemilang .
"Pemerintah Daerah ingin selalu mendengarkan aspirasi dari masyarakat yang ingin ikut membangun daerah , dan sudah menjadi tanggung jawab Pemerintah Daerah juga bahwa agar selalu mengedepankan putra-putri daerah dalam setiap pembangunan daerah," ujarnya.
Ketua DPD Perpat Bintan Zulkhairi mengatakan, Perpat Bintan akan selalu mengawal apapun kebijakan yang dibuat Pemkab Bintan. Sementara untuk penerimaan tenaga honorer Bintan yang dibuka beberapa waktu lalu ada beberapa informasi yang belum diterima secara jelas oleh Gapura Provinsi Kepri.
"Dari hasil pertemuan, Gapura Provinsi Kepri memahami maksud dan tujuan serta informasi yang jelas terkait kebijakan Pemerintah Daerah," tutup Zulkhairi yang juga menjabat sebagi Camat Bintan Pesisir.
Sebelumnya diberitakan, terkait rencana unjuk rasa yang akan dilakukan oleh kelompok yang pro dan kontra terkait seleksi honorer yang dilakukan oleh Pemkab Bintan, walaupun surat pemberitahuan sudah ditetima oleh Polres Bintan, namun rencana yang akan dilaksanakan, Senin (18/12/2016) gagal dilaksanakan.
Share this article

0 komentar:

Posting Komentar

 
Copyright © 2014 Berkunjung Batam • All Rights Reserved.
Template Design by BTDesigner • Powered by Blogger
back to top