Rabu, 21 Desember 2016

Enam Rumah Warga di Karimun Retak-retak, Diduga akibat Aktivitas Blasting Granit





Enam rumah warga di RT 02 RW 01, Sememal, Kelurahan Pasir Panjang, Kecamatan Meral Barat, Karimun dilaporkan mengalami retak-retak.
Itu setelah PT Kawasan Dinamika Harmonitama (KDH), sebuah perusahaan tambang batu granit melakukan aktivitas blasting(pecah batu menggunakan alat peledak).
Keenam rumah itu antara lain milik Marsayudin (51), Marsunardi, Rusli, Hj Marinah, Sujadi dan Agus.
Marsayudin, salah seorang korban ketika dihubungi Batam.Tribunnews.Com membenarkan kejadian itu. Bahkan ia mengaku sampai saat ini pihak perusahaan belum melakukan ganti rugi kepadanya.
"Iya, kejadiannya sekitar dua minggu lalu tapi sampai sekarang belum ada tindakan ganti rugi dari PT KDH," ujar Marsayudin, Rabu (21/12/2016).
Dikatakan Marsayudin, kekuatan blasting kali ini yang dilakukan pihak perusahaan terbilang kuat dibandingkan sebelumnya.
Ia merasakan getaran yang cukup kuat hingga beberapa dindingrumahnya mengalami keretakan.
"Tak lama, hanya kurang lebih lima menit getarannya tapi ya retakdibuatnya," katanya.
Info yang ia dengar korban lainnya sudah diberikan uang saguhati oleh perusahaan. Nilainya bervariasi, minimal Rp 300 ribu hingga maksimal Rp 800 ribu.
Share this article

0 komentar:

Posting Komentar

 
Copyright © 2014 Berkunjung Batam • All Rights Reserved.
Template Design by BTDesigner • Powered by Blogger
back to top