Selasa, 20 Desember 2016

Iran Tak Jadi Pesan Airbus 380 ke Eropa



Pabrikan pesawat Eropa Airbus Group SE tampaknya sedang dirundung kekecewaan. Pasalnya, Iran yang sebelumnya menyatakan pemesanan pesawat jumbo jet A380, malah memutuskan untuk membatalkan pemesanan pesawat tersebut.
CEO Iran Air Farhad Parvaresh menyatakan, pihaknya mengurangi pemesanan pesawat Airbus menjadi 100 unit. Dalam pesanan tersebut, Iran Air tidak akan memesan pesawat A380.

Kesepakatan awal senilai 27 miliar dollar AS mencakup pemesanan 118 unit pesawat, termasuk di dalamnya adalah 12 unit pesawat A380. Tim dari Airbus kini sedang berada di ibukota Iran, Teheran, untuk melakukan pembicaraan.

"Kini ada 100 pesawat di dalam kontrak. Saya rasa nilai keseluruhannya tidak akan melebihi 10 miliar dollar AS. Pesawat A330 ada di dalam kontrak dan masih ada, tapi tidak dengan A380," ujar Parvaresh seperti dikutip dari Bloomberg, Selasa (20/12/2016).

Airbus sudah memangkas produksi superjumbo A380 lebih dari separuhnya hingga menjadi hanya 1 unit pesawat pada tahun 2018. Penurunan jumlah produksi ini disebabkan sepinya pemesanan pesawat penumpang super besar tersebut.

Harga asli A380 mencapai 433 juta dollar AS, namun biasanya Airbus memberikan diskon.

Saham Airbus turun 0,7 prsen menjadi 63,76 euro pada perdagangan di bursa saham Paris, Perancis, Senin (19/12/2016) waktu setempat.

Selain dengan Airbus, Iran juga meneken perjanjian pembelian pesawat dengan Boeing. Iran membeli 80 unit pesawat Boeing, termasuk di antaranya 50 unit pesawat tipe 737 MAX, 15 unit pesawat tipe 777-300 ER, dan 15 unit pesawat tipe 777-9, yang akan dikirimkan dalam waktu 10 tahun mulai 2018.
Share this article

0 komentar:

Posting Komentar

 
Copyright © 2014 Berkunjung Batam • All Rights Reserved.
Template Design by BTDesigner • Powered by Blogger
back to top