Minggu, 18 Desember 2016

Kapolda: Kasus Pungli Disduk capil Batam Segera ke Kejaksaan, Ini Alasannya



Genap dua bulan satu hari Jamaris alias Boy dan Irwanto alias Ir, tersangka kasus pungli diDisduk capil Batam.
Keduanya ditangkap dalam penggerebekan Polda Kepri di kantorDisduk capil Batam, 17 Oktober 2016 lalu. Kapolda Kepri Brigjen Sam Budigusdian menyatakan, kasus keduanya masih ditangani Direskrim.
"Oh iya, masih berlanjut. Masih dilakukan serangkaian penyelidikan," kata Sam di rumah dinasnya, Sabtu (17/12/2016). Dia menambahkan, dalam waktu dekat berkas penyidikannya tuntas sehingga segera dilimpahkan ke Kejaksaan lanjut ke meja hijau.
"Insya Allah dalam waktu dekat rampung yah," katanya lagi. Sebelumnya, Direskrimum Polda Kepri Kombes Pol Eko Puji Nugroho kepada Tribun Batam, Kamis (17/12/2016) mengatakan, keduanya dijerat dengan pasal 94 Undang-undang (UU) RI Nomor 24 Tahun 2013 tentang Perubahan Atas UU Nomor 23 Tahun 2006 tentant Administrasi Kendudukan, dengan ancaman enam tahun penjara dan denda Rp 75 juta.
UU pada pasal tersebut kata Eko Puji Nugroho, merupakan pasal yang paling tepat terhadap keduanya. Lantaran pasalnya lebih lex specialis (hukum yang bersifat khusus).
Hal tersebut diungkapkan Eko, ketika Tribun Batam mengkonfirmasi kejelasan status hukum kedua. Karena sebelumnya juga informasi beredar bahwa kedua pegawaiDisduk capil itu akan dijerat juga dengan pasal di UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Tidana Korupsi yakni penyalahgunaan wewenang dalam jabatan.
Share this article

0 komentar:

Posting Komentar

 
Copyright © 2014 Berkunjung Batam • All Rights Reserved.
Template Design by BTDesigner • Powered by Blogger
back to top