Ketahui Pemicu Sakit Gigi

07.30.00
Sakit gigi sering dianggap tak kalah hebat dibanding sakit hati akibat putus cinta. Masalah di gigi adalah salah satu penyakit yang amat menjengkelkan, dan hampir semua orang pernah mengalaminya.
Tapi, apa sebenarnya penyebab sakit gigi? Menurut Christine Wall, seorang antropolog dari Universitas Duke di Amerika Serikat, gigi tak berbeda dengan rambut dan kuku, yang dibangun oleh jaringan hidup.
Rasa sakit adalah cara otak memberi tahu ada yang salah pada jaringan tersebut. “Di bawah lapisan enamel, ada dua lapisan lain yang hidup,” kata Wall kepada Live Science.
Jaringan-jaringan hidup itu dirajut oleh saraf yang mengirim sinyal ke otak ketika ada masalah dengan makanan panas atau dingin, atau bila ada tekanan yang sangat besar yang bisa membuat gigi patah atau tanggal.

Gigi terdiri atas beberapa lapisan. Yang terluar adalah enamel, berpermukaan keras dan tidak hidup. Di bawahnya ada dentin berupa sel-sel yang keras. Di dalamnya terdapat material yang lunak serta penuh dengan pembuluh darah dan jaringan saraf.
Gigi berlubang terjadi bila lapisan enamel terkikis. Karbohidrat, terutama dari makanan manis, bercampur dengan bakteri dan membentuk karang gigi. Bila enamel sudah terkikis, dentin pun merasakan paparan dari makanan panas, dingin, atau tekanan dari luar.
Andai bakteri terus menerobos sampai lapisan lunak di bawah dentin, maka terjadilah peradangan dan infeksi. Saraf-saraf pada gigi yang berlubang akan menjerit setiap kali terkena makanan panas atau dingin, dan ujungnya harus ditambal oleh dokter.
Penyakit gusi juga bisa berdampak pada gigi. Penyebabnya adalah bakteri yang menyelip ke bawah garis gusi dan sistem kekebalan tubuh pun bergerak untuk membunuh mereka. Tubuh pun menjadi bingung dalam membedakan jaringan gusi dan bakteri di karang gigi, sehingga akhirnya jaringan tubuh sendiri yang terkena dampaknya.


0 komentar