Rabu, 21 Desember 2016

Pikirkan Cari Pengganti Beras, Anambas Melirik Singkong dan Keladi. Palmatak dan Jemaja Andalan!



Ketahanan pangan diAnambas lemah dikoordinasi. Sekretaris Dinas Pertanian dan Kehutanan (Distanhut) Kabupaten Kepulauan Anambas Agus Supratman mengatakan, meski dewan ketahanan pangan Kabupaten Kepulauan Anamas sudah dibentuk pada tahun 2016 ini, namun upaya konkrit dalam mewujudkan ketahanan pangan terkesan masih minim.
"Berbicara ketahanan pangan ini tidak bisa hanya satu SKPD. Artinya harus ada koordinasi. Misalnya Dinas perdagangan. Apa informasi mengenai ketahanan pangan. Apakah harga atau ketersediaan bahan pangan tadi. ‎Kemudian mobilisasinya," ujarnya Kamis (22/12/2016).
‎Pria yang juga menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kabid Perkebunan ini menambahkan, dewan ketahanan dibentuk agar ketersediaan bahan pangan dapat mencukupi. Agus mengatakan, terdapat dua sudut pandang dalam melihat ketahanan pangan ini, apakah dari sudut pandang konsumsi maupun produksi. Untuk mengetahui berapa produksi dan cadangan, orientasi ke jumlah penduduk menjadi hal penting.
"‎Kalau konsumsi, berarti mendatangkan barang dari luar Anambas, seperti saat ini. ‎Kalau segi produksi, tentu dari program pertanian secara umum. Contohnya pertanian holikultura, pertanian penghasil karbohidrat," ungkapnya.
Dirinya juga mengatakan, potensi untuk memenuhi ketahanan pangan lokal dari sisi produksi, bisa dilakukan di Anambas. Salahsatu langkah yang bisa dilakukan, yakni alternatif pangan pokok bila sumber pangan pokok yang biasa memenuhi kebutuhan mengalami kendala.
"Memang tidak semua pulau yang punya potensi itu. Namun, untuk memenuhi ketahanan pangan lokal bisa diaplikasikan. Seperti di Palmatak dan Jemaja. ‎Salahsatu yang harus diantisipasi juga bila ketersediaan beras mengalami kendala, dengan alternatif pangan pokok seperti ketela pohon dan keladi.
Ini yang namanya gudang hidup. Dibutuhkan dan ada hamparannya. Masyarakat Anambas pun memiliki motivasi untuk bercocok tanam, meski tinggal di pesisir. Bisa dilihat dari tanaman yang pekarangan masyarakat yang menanam aneka tumbuhan, untuk memenuhi kebutuhan hidup, seperti daun sop dan lain sebagainya " tutupnya.
Share this article

0 komentar:

Posting Komentar

 
Copyright © 2014 Berkunjung Batam • All Rights Reserved.
Template Design by BTDesigner • Powered by Blogger
back to top