Minggu, 18 Desember 2016

Terungkap! Inilah Jawaban dari Misteri Suara-suara Aneh di Mariana Trench, Palung Terdalam di Bumi



Sejumlah ekspedisi yang dilakukan di Mariana Trench pada tahun 2014 dan 2015 telah merekam suara-suara aneh.
Awalnya, para peneliti tidak tahu suara apakah itu.
Namun, mereka sekarang sudah melakukan analisis suara dan berkesimpulan bahwa suara-suara misterius tersebut mungkin merupakan suara dari spesies hewan yang belum pernah ditemukan.
Dugaan para peneliti, spesies itu adalah jenis baru dari paus balin. Para peneliti sebenarnya menganggap suara ini paling mirip dengan suara paus minke.
Namun, suara-suara itu sangat aneh dan berbeda dari spesies lain yang sudah pernah ditemukan sehingga menimbulkan kebingungan di kalangan peneliti.
Dalam Journal of the Acoustical Society of America, Sharon Nieukirk dari Oregon State University berkata bahwa suara-suara itu bisa jadi merupakan milik paus balik karena suaranya sangat mirip dengan lagu yang biasa dinyanyikan oleh mereka.
Walau begitu, masih sangat besar kemungkinannya bahwa suara itu berasal dari spesies baru paus lain yang belum pernah ditemukan.
Klaim ini mungkin dianggap aneh dan mustahil oleh mereka yang tidak pakar di bidang paus. Bagaimana bisa paus yang begitu besar luput dari mata kita? Apakah mungkin masih ada spesies paus yang belum kita ketahui?
Hal ini sebenarnya sangat mungkin terjadi karena meski paus begitu besar, lautan kita juga sangat jauh lebih besar lagi. Ada kemungkinan yang besar bahwa kita belum memetakan spesies-spesies tertentu yang jarang muncul ke permukaan laut dangkal.
Tahun lalu saja kita telah menemukan satu spesies paus baru yang belum pernah ditemukan. Jadi, sangat mungkin bahwa suara misterius di Mariana Trench ini adalah milik spesies yang belum pernah kita ketahui.
Suara aneh yang berhasil direkam oleh peneliti ini durasinya hanyalah antara 2,5 hingga 3,5 detik per penggalan. Suara aneh yang diberi nama 'biotwang' ini berada pada frekuensi 38 hertz (hampir dua kali lipat dari frekuensi suara terendah yang bisa didengar manusia).
Namun yang menjadikan suara biotwang ini unik adalah adanya suara tinggi seperti logam yang mencapai frekuensi 8.000 Hz pada akhir rekaman.
Karena itu, peneliti berkata rekaman ini sangat unik. Biasanya paus balin memang sering mengeluarkan nada-nada berfrekuensi rendah, namun tak pernah ada suara tinggi di bagian akhirnya.
Salah satu suara termirip dari rekaman ini adalah milik paus minke kerdil yang hidup di Breat Barrier Reef Australia.
Bisa saja suara unik ini merupakan variasi lain dari suara paus minke. Namun, tidak menutup kemungkinan ini adalah suara dari paus yang baru. Kita lihat saja bagaimana kelanjutan dari penelitian ini. 
Share this article

0 komentar:

Posting Komentar

 
Copyright © 2014 Berkunjung Batam • All Rights Reserved.
Template Design by BTDesigner • Powered by Blogger
back to top