Senin, 19 Desember 2016

Wanita Ini Tipu Pengusaha Rp13 Miliar. Uang Dipakai Untuk Judi Online



Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya berhasil meringkus Maya Vitasari (48).
Wanita asal Jl Ancol Selatan Tanjung Priok Jakarta ini ditangkap lantaran melakukan aksi penipuan yang nilai totalnya mencapai Rp 13 miliar.
Tersangka Maya yang merupakan janda beranak empat ini melakukan penipuan terhadap Kartika Kumalalasari, seorangpengusaha asal Surabaya.
Modus yang dilakukan tersangka, yakni mengajak kepada korban yang sudah dikenalnya sejak satu tahun lalu itu bekerja sama dan ivestasi dalam proyek pengadaan alat-alat pemadam kebakaran.
"Dalam kerja sama ini, tersangka menjanjikan keuntungan sebesar Rp 25 persen kepada korban.
Korban akhirnya tertarik dan sepakat bekerja sama," sebut Kompol Bayu Indra Wiguno, Wakasat Reskrim Polrestabes Surabaya, Minggu (18/12/2016).
Begitu ada kesepakatan, lanjut Bayu, korban akhirnya menyetorkan uang kepada tersangka melalui transfer bank BCA yang dilakukan kali pertama pada Januari 2016 senilai Rp 14,4 juta.
Korban rutin mentransfer uang kepada tersangka hingga September 2016.
"Jumlah transfer variatif, mulai terkecil Rp 14 juta hingga paling besar transfer senilai Rp 200 juta.
Uang sebesar itu dipakai usaha proyek pengadaan alat-alat pemadam kebakaran,: terang Bayu.
Pada awal-awal kerja sama, kata Bayu, tersangka selalu membayar keuntungan sebesar 25 persen kepada korban.
Tapi tersangka mulai bermasalah dan tidak membayar keuntungan kepada korban mulai Oktober 2016.
Padahal, korban sudah tersalanjur memberi modal kepada tersangka hingga Rp 13 miliar.
Lantaran jengkel, korban akhirnya melaporkan penipuan tersangka ke Satrerskrim Polrestabes pada 8 Oktober 2016.
Atas laporan itu, Unit Resmob melakukan penyelidikan dan akirnya menangkapnya pada 15 Desember di Jl Tamansari Jakarta.
Dari tangan tersangka, polisi menyita satu unit mobil APjero, uang tunai Rp 100 juta, tujuh buku tabungan BCA, empat kartu ATM, seperangkat audio Karaoke, TV dan beberapa bukti transfer.
Barang-barang itu diduga merupakan hasil dari aksi kejahatan tersangka.
Tersangka Maya Vitasrari mengaku, kenal korban setelah dikenalkan dari temannya pada Januari 2015.
Setelah kenal, dirinya mengajak korban untuk menanamkan investasi di pengadaan alat-alat pemadam kebakaran.
"Tapi uang korban saya pakai untuk judi online. Beberapa kali saya menang dan saya membayar keuntungan kepada korban," aku Maya.
Selain untuk judi online, uang juga digunakan untuk beli barang-barang mewah dan kebutuhan hidup lainnya. Juga membeli mobil pajero.
Share this article

0 komentar:

Posting Komentar

 
Copyright © 2014 Berkunjung Batam • All Rights Reserved.
Template Design by BTDesigner • Powered by Blogger
back to top