Minggu, 18 Desember 2016

Wisatawan Asal Tiongkok ke Tanjungpinang Transit di Batam



Penerbangan Tanjungpinang-Tiongkok (China) dengan Maskapai Citilink hari ini direncanakan mendarat pada 18 Desember di Bandara Internasional Hang Nadim Batam.
Pesawat tujuan Tanjungpinang itu hanya transit di Batam.
       
"Informasi terakhir memang transit di Batam untuk keperluan pengisian bahan bakar dan keperluan keimigrasian turis asal Tongkok tersebut. Kalau memang seperti itu kami sudah siap. Kami juga menunggu info terbaru tentang rencana itu," kata General Manager Umum Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Suwarso di Batam seperti dilansir Antara beberapa hari lalu.
       
Berdasarkan informasi, kata dia, hal tersebut dilakukan di Batam karena fasilitas di Bandara Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang belum mumpuni, baik untuk penerbangan dengan bahan bakar penuh ataupun proses keimigrasian.
       
Dengan kondisi tersebut, kata Suwarso, pesawat dari Tiongkok akan transit di Hang Nadim, sebelum meneruskan perjalanan ke Tanjungpinang begitu juga dengan sebaliknya.
       
"Di Hang Nadim fasilitas untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar seluruh pesawat dan landas pacu sangat mumpuni. Sementara untuk keimigrasian juga siap, mengingat setiap hari sudah ada penerbangan internasional. Hanya saja nanti akan ada tambahan petugas Imigrasi," tutur Suwarso.
       
Area Manager Citilink Sumatera-Kalimantan R Hendra Jayasubakti sebelumnya mengatakan rencanannya rute Tiongkok ke Tanjungpinang akan dilayani tiga kali sehari dengan pesawat Airbus A320-200 berkapasitas 180 penumpang.
       
"Pesawat pertama akan mendarat di Tanjungpinang pada 18 Desember sekitar pukul 05.00 WIB. Pihak pemerintah Kepri memang sudah bekerja sama dengan sejumlah biro perjalanan wisata di Tiongkok untuk mendatangkan wisman ke Kepri," ujarnya.
       
Penerbangan dari sejumlah kota di Tiongkok ke Bandara Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang dan sebaliknya, kata dia, akan ditempuh sekitar empat sampai lima jam.
       
Untuk tahap awal ada tujuh kota di wilayah Tiongkok yang akan dilayani Citilink. Secara bertahap akan menjadi 19 kota.
       
Tujuan lain yang tengah diincar untuk meningkatkan kunjungan wisatawan asing ke sejumlah wilyah di Provinsi Kepri adalah Korea. Namun, hingga kini belum ada pembukaan penerbangan dari Batam atau Tanjungpinang.
       
Wisatawan asing dari dua negara Asia Timur tersebut ke Indonesia dalam beberapa tahun terakhir mengalami peningkatan. Hal tersebut yang dimanfaatkan Provinsi Kepri meningat sebelumnya wisatawan masuk ke Kepri melalui Singapura.
Share this article

0 komentar:

Posting Komentar

 
Copyright © 2014 Berkunjung Batam • All Rights Reserved.
Template Design by BTDesigner • Powered by Blogger
back to top